Selasa, 28 Februari 2012

kir darah

ALAT DAN BAHAN PRAKTEK PENGECEKAN DOLONGAN DARAH
ALAT BESERTA KEGUNAANNYA
Kardus : Sebagai wadah peralatan dan bahan agar
tetap steril
Jarum : Sebagai alat pengambilan darah
Kapas : Untuk membersihkan jari sebelum dan
sesudah diambil darahnya
Botol : Sebagai wadah anti sehum A dan B, serta
alkohol 70%
Palet : Sebagai media penyampuran darah
Koran : Sebagai seragam dokter

BAHAN BESERTA KEGUNAANNYA
Air : Sebagai alkohol, darah, anti serum A dan B
Pewarna : Merah untuk darah, kuning untuk anti serum
A dan biru untuk anti serum B
Minyk goreng : Sebagai Anti serum A untuk darah A
: Sebagai Anti serum B untuk darah B
: Sebagai Anti serum A dan B untuk darah AB

LANGKAH KERJA :
Bersihka jari dengan kapas yang sudah di beri alkohol 70% (sebelum di ambil darahnya)
Ambil darah dengan menggunakan jarum
Teteskan darah pada media yang sudah tersedia
Tetesi darah yang satunya dengan anti serum A dan darah yang satunya lagi dengan anti serum B
Amati untuk mengetahui hasil golongan darah tersebut

SELAMAT MENCOBA!! N GOOD LUCK!!


BY : XI IPA 2. (Kelompok 4)
NAMA KELOMPOK : DI BIMBING OLEH :
Aliyatul Humairoh Achmad Fauzi, M.Si
Arik Mastupan
Ervinatul Muawanah
Khoridatul Mundiroh
Saiful Anwar
Salafuddin Zuhri

Senin, 27 Februari 2012

makalah sejarah khairuddin

KATA PENGANTAR
Sebelumnya kami mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang
telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kami , sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Terdorong oleh rasa ingin tahu , kemauan , kerja sama dan kerja keras , kami kerahkan seluruh upaya demi mewujudkan keinginan ini.
Semoga tulisan ini dapat memenuhi kewajiban kami dalam tugas sejarah materi kembali ke-NKRI.
Adapun harapan kami, semoga tulisan ini dapat menambah wawasan
pembaca mengenai kembali ke-NKRI. Kami menyadari bahwa makalah kami ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
BAB II
LANDASAN TEORI
BAB III
PEMBAHASAN
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
B. SARAN
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah

1.3 Tujuan
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua



BAB II
2.1 LANDASAN TEORI

Kembali Ke NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia ). Hasil persetujuan dalam KMB berakhir pada tanggal 2 November 1949 adalah dibentuknya satu negara federal Indonesia yaitu Republik Indonesia Serikat (RIS). RIS terdiri dari Negara-negara bagian diantaranya Republik Indonesia, Negara Sumatera Timur, Negara Sumatera Selatan, Negara Pasundan, Negara Jawa Timur, Negara Madura, Negara Indonesia Timurdan 9 satuan kenegaraan yang berdiri sendiri yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Bangka, Belitung, Riau, Jawa Tengah.
Namun, dalam Kabinet RIS hanya dua orang yang mendukung sistem federal di Indonesia (yaitu Sultan Hamid II dan Anak Agung Gede Agung), sisanya (seperti Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Arnold Manuhutu, dan lain-lain) lebih mendukung sistem NKRI. Dengan demian, maka keinginan untuk membubarkan RIS dan membentuk NKRI semakin kuat
Dasar pembentukan negara federal di Indonesia sangat lemah dan tidak didukung oleh suatu ikatan ideology yang kuat, dengan tujuan kenegaraan yang tidak jelas dan tanpa dukungan rakyat banyak. Eksistensinya sangat tergantung pada kekuatan militer Belanda yang terdiri dari Koninklijk Leger (KL) atau tentara Kerajaan Belanda dan Koninklijk Nederland Indisch Leger (KNIL) atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda.

Pada tanggal 19 Mei 1950, diadakan persetujuan antara RIS dengan RI untuk mempersiapkan prosedur pembentukan negara kesatuan. Pihak RIS diwakili oleh Perdana Menteri Moh. Hatta dan pihak RI diwakili oleh dr. Abdul Halim. Menurut persetujuan itu, Negar Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan dibentuk oleh RIS bersama-sama dengan RI di Yogyakrta. Untuk pelaksanaan dibentuk panitia gabungan RIS dan RI yang bertugas merancang Undang-Undang Negara Kesatuan yang dipimpin oleh Prof. Soepomo dan pada tanggal 20 Juli 1950 berhasil menyelesaikan tugasnya. Rancangan Undang-Undang Negara Kesatuan diserahkan kepada dewan-dewan perwakilan negar bagian untuk disempurnakan. Undang-Undang Negara Kesatuan Republik Indonesia mengandung unsur-unsur dari UUD 1945 dan UUD RIS. Akhirnya pada tanggal 14 Agustus 1950, rancangan Undang-Undang Dasar Negar Kesatuan Republik Indonesia diterima dengan baik oleh senat dan parlemen RIS serta KNIP.

Pada tanggal 15 Agustus 1950, Presiden Soekarno menandatangani Rancangan Undang-Undang Dasar menjadi Undang-Undang Dasar Sementara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia kemudian dikenal dengan UUDS 1950. pada tanggal 17 Agustus 1950, dengan resmi RIS dibubarkan dan dibentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menggunakan UUDS 1950 sebagai konstitusinya. Namun demikian, sebagain besar rakyat Indonesia percaya bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia Serikat ini merupakan kelanjutan dari Negara Republik Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945

Meskipun wilayah-wilayah negara Indonesia sempat dijadikan negra boneka bentukan Belanda telah kembalinya ke pengakuan negara kesatuan, tetapi wilayah RI belum sepenuhnya utuh karena Irian Barat masih dikuasi oleh Belanda. Untu itu, pemerintah RI berupaya untuk merebut kembali Irian Barat. Cara yang ditempuh yaitu melalui :

• Perjuangan Diplomasi
Pasal 2 ayat 1 Piagam penyerahan Kedaulatan tentang wilayah Irian (Niuew-Guinea) dalam status quo. Untuk sementara sambil berjalan dalam waktu satu tahun setelah tanggal penyerahan kedaulatan kepada RIS akan diselesaikan dengan cara perundingan. Namun, Belanda mulai mengingkari hasil KMB tersebut khususnya masalah irian Barat. Bangsa Indonesia dengan diplomasi dan kekuatan militer yang ada merebut wilayah Irian barat yang dikuasai Belanda.
Upaya diplomasi untuk mengembalikan Irian ke Pangkuan RI yaitu:

1. Perundingan bilateral antara Indonesia dan Belanda, tetapi usaha itu mengalami kegagalan

2. Sejak tahun 1954, pemerintah Republik Indonesia mengajukan masalah Irian Barat ke Sidang Umum PBB, Indonesia berulang kali mengajukan masalah tersebut, tetapi tidak pernah memperoleh tanggapan yang positif.

3. Pada tahun 1955, Indonesia berusaha mengajukan masalah tersebut dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung, tetapi Belanda juga tidak menghiraukan

• Konfrontasi Ekonomi
Dalam rangka pembebasan Irian Barat itulah pada tahun 1957 dilakukan aksi sebagai berikut di seluruh Indonesia:

1. Pada tanggal 18 November 1957, diadakan rapat umum di Jakrta. Rapat umum itu kemudian dilanjutkan dengan aksi mogok para buruh yang bekerja pada perusahaan milik Belanda di Indonesia. Aksi mogok tersebut dimuali dilakukan pada tanggal 2 Desember 1957.
2. Pesawat terbang milik maskapai penerbangan Belanda (KLM) dilarang mendarat dan terbang diatas wilayah Indonesia

3. Aksi pengambil alihan modal perusahaan milik Belanda di Indonesia, misalnya Bank Escompto diambil Alih oleh Pemerintah RI pada tanggal 9 Desember 1957 dan Netherlandsch Handel Matchappij N.V. Juga diambil Alih (perusahaan tersebut diubah namanya menjadi Bank Dagang Negara).

4. Percetakan De Unie juga tidak luput dari Usaha pengambil alihan perusahaan-perusahaan milik Belanda di Indonesia, yang datur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 1958.

Tanggal 19 Desember 1961, Presiden Sukarno mengeluarkan Trikomando Rakyat (Trikora) yang berisi hal-hal berikut :
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat tanah air Indonesia.
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum mempertahankan kemerdekaan dari kesatuan tanah air Hndonesia.

Dalam rangka pembebasan Irian Barat maka dibentuklah komando operasi militer yang di beri nama Komando Mandala Pembebasan Irian Barat pada tanggal 2 Januari 1962. sebagai komandonya adalah Meyjen Suharto. Wakil Panglima I Kolonel Laut Subono., wakil panglima Komado II: Kolonel Laut Leo Wattimena dan Kepala Staff Gabungan Kolonel Ahmad Tahir.
Komado Mandala merencanakan Operasi-operasi pembebasan Irian Barat ada tiga fase, yaitu:

1. Fase Infiltrasi: samapi akhir 1962 berusaha memasukan 10 kompi ke sekitar sasaran-sasaran tertentu untuk menciptakan daerah bebas de facto. Kesatuan-kesatuan ini harus dapat mengembangkan penguasaan wilayah dengan membawa serta rakyat Irian Barat dalam perjuangan fisik untuk membebaskan Irian barat.

2. Fase Eksploitasi: mulai awal 1963. Operasi direncanakan mengadakan serangan terbuka terhadap induk militer lawan, menduduki semua pos pertahanann musuh yang penting.
3. Fase konsolidasi: awal tahun 1964. rencana penegakan RI secara mutlak di Irian Barat. Dalam pertempuran di Laut Arafuru, tanggal 15 Januari 1962 Komondor Yos Sudarso dan Kapten wiranto gugur. Sebelum kapal RI macan tutul tenggelam, melalaui radio, telpon Komondor Yos Sudarso masih sempat mengkomandokan Combat Messege (kobarkan Semangat Perjuangan)


BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Dasar Pemikiran

3.2 Pengertian dan Tujuan NKRI

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Negara kesatuan yang meliputi persatuan seluruh wilayah Indonesia dari sabang sampai merauke.
Tujuan Negara Republik Indonesia adalah :
1.melindungi segenap bangsa Indonesia
2.memajukan kesejahteraan umum
3.mencerdaskan kehidupan bangsa
4.dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan abadi dan adil.

BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
4.2 SARAN

Sabtu, 25 Februari 2012

Berpikir Kreatif

Dalam suatu sistem mengatur dirinya sendiri, ada keharusan untuk kreatif. Semua bukti
menunjukkan bahwa otak bekerja sebagai sistem jaringan saraf yang mengatur dirinya
sendiri. Mengapa kita tidak memberikan perhatian yang serius terhadap “berpikir kreatif”,
padahal ini merupakan bagian kunci dari berpikir (untuk merancang, memecahkan masalah,
untuk melakukan perubahan dan perbaikan, memperoleh gagasan baru)?
Ada dua alasan mengapa kita mengabaikan “berpikir kreatif”. Alasan pertama adalah kita
meyakini bahwa tidak ada yang bisa kita lakukan terhadap berpikr kreatif. Kita beranggapan
bahwa berpikir kreatif adalah bakat yang tidak dimiliki semua orang.
Alasan kedua sangat menarik. Setiap gagasan berharga pasti belakangan ditemukan
sebagai hal yang logis (sesudah seseorang menemukan gagasan tersebut). Jika gagasan itu
belakangan tidak terasa logis, kita tidak akan menganggapnya bernilai. Jadi, kita hanya
mengakui gagasan-gagasan kreatif yang kemudian terbukti logis. Sisanya dianggap sebagai
gagasan gila. Di antara gagasan-gagasan baru, ada yang kemudian terbukti berguna, dan ada
pula yang dianggap gagasan gila selamanya.
Jika kita berasumsi bahwa gagasan-gagasan kreatif pada akhirnya ternyata logis,
seharusnya kita bisa mendapatkan gagasan-gagasan itu dengan menggunakan kemampuan
logika sejak awal. Jadi, kreativitas tidak diperlukan. Yang diperlukan hanyalah kemampuan
logika yang lebih baik.
Asumsi di atas keliru sama sekali. Baru akhir-akhir ini kita menyadari bahwa dalam
sebuah*sistem yang mengatur dirinya sendiri (sebagaimana halnya otak), suatu gagasan bisa
jadi baru diketahui logis belakangan, tetapi tidak terlihat demikian pada awalnya. Ini
merupakan akibat dari sifat keteraturan pola yang tidak simetris-yang juga merupakan
sumber humor.
Oleh karena cara berpikir tradisional hanya bertumpu pada sistem informasi yang
diorganisasi di luar otak (melalui simbol-simbol yang mengikuti aturan logika), kita tidak
pernah melihat kenyataan tersebut.
Orang-orang yang menganjurkan kreativitas juga sama kelirunya-tapi di alur yang
berbeda. Orang-orang ini percaya bahwa semua orang secara ilmiah kreatif, tetapi terhambat.
Hambatan tersebut muncul karena adanya kebutuhan untuk selalu memberikan jawaban yang
“benar” di sekolah. Dalam dunia usaha dan dunia professional, hambatan ini muncul dari
kecemasan melakukan kesalahan atau ditertawakan. Jadi, apabila kita berhasil
menyingkirkan hambatan ini, kita akan membebaskan kreativitas alamiah mereka dari
kungkuangan.
Sayangnya, kreativitas bukanlah secara alamiah ada di otak. Tugas otak adalah menyerap
pengalaman dan mengaturnya dalam pola-pola-lalu menggunakan pola-pola tersebut. Jadi,
membebaskan orang untuk menjadi diri mereka sendiri hanya meningkatkan sedikit
kreativitas (karena hambatannya sudah berkurang).
Jika kita ingin lebih kreatif, kita harus mengembangkan teknik-tejnik berpikir yang
khusus. Teknik-teknik- ini adalah sebagian dari yag saya sebut “berpikir lateral” (yang akan
saya jelaskan nanti dibuku ini). Tekniknya tidak alamiah dan mencakup metode-metode
provokasi yang tampak seolah-olah sangat tidak logis. Namun sebetulnya, metode ini sangat
logis dalam sistem pemolaan.
Kreativitas bukanlah soal bakat. Ada teknik-teknik khusus untuk berpikir kreatif dan saya
akan menjelaskan beberapa teknik di buku ini. Saya juga akan menjelaskan bagaimana
penggunaan teknik ini untuk membangkitkan cara berpikir lateral telah berjasa
menyelamatkan Olimpiade tahun 1984 yang nyaris gagal.

Selasa, 21 Februari 2012

Obat Marah


Marah itu dari setan, setan itu dari api. Api itu bisa dipadamkan dengan air. lawan amarahmu dengan air (berwudhu)
"Macam mana nak tahan marah?"
-mengambil wuduk
-mengubah ke posisi yang lebih rendah
-mendiamkan diri
-mengucapkan isti'azah(a'uzubillah)

Ustaz Sukki ada menceritakan tentang, ada satu peperangan zaman sahabat dahulu dengan pihak musuh, Saidina Ali r.a. diludah oleh pihak musuh,
maka Saidina Ali yang tadinya mahu membunuh musuh itu
kemudian menghentikan niatnya untuk membunuh.
Musuh itu pelik dengan tindakan Saidina Ali.
Rupa-rupanya apabila ditanya sebabnya, Saidina Ali mengatakan,
sebentar tadi memang aku mahu membunuhmu kerana Allah, tetapi apabila saya diludah,
saya tidak jadi membunuhmu kerana aku marah.
Dan aku tidak mahu membunuhmu kerana perasaan marah.

DOA HILANGKAN MARAH

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari gangguan syaitan yang terkutuk.”

Soalan penonton:
"Seorang suami sedang marah, lalu melafazkan talak kepada isterinya.
Apakah hukumnya itu Ustaz?"

Jawapan Ustaz:
"Tetap jatuh talak ke atas isterinya itu. Kalau bergurau pun talak
tetap dikira sah. Jangan dibuat main akan kalimah cerai.
Hati-hati dalam berkata-kata.Jaga diri kita."

hari valentine


Tolak Dan Katakan Tidak, ‘Valentine’s Day’ = Haram

Semua ulama kiranya sepakat bahwa ikut merayakan hari kasih sayang (valentine’s day) hukumnya haram karena meniru-niru budaya dan akidah agama lain (non-Islam). Sehingga imbauan Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW-NU) Aceh Tgk H Faisal Ali agar umat Islam, khususnya generasi muda, tidak merayakan valentine’s day yang jatuh pada Selasa 14 Februari 2012 (besok) dinilai tepat.....

Hanya sbuah contoh tajuk aj boz....

Tips membersihkan papan tulis yang putih


Tips membersihkan white board
Gunakan penghapus untuk menghapus black board terlebih dahulu
Setelah penghapus sudah banyak bubuk kapur tulisnya, Nach...
Baru dech gunakan untuk menghapus White board...

tips yank sederhana tapi sangat luar biasa

Semoga bermanfaat!!!

Jumat, 10 Februari 2012

0bat Marah

Marah itu dari setan, setan itu dari api. Api itu bisa dipadamkan dengan air. lawan amarahmu dengan air (berwudhu)
"Macam mana nak tahan marah?"
-mengambil wuduk
-mengubah ke posisi yang lebih rendah
-mendiamkan diri
-mengucapkan isti'azah(a'uzubillah)

Ustaz Sukki ada menceritakan tentang, ada satu peperangan zaman sahabat dahulu dengan pihak musuh, Saidina Ali r.a. diludah oleh pihak musuh,
maka Saidina Ali yang tadinya mahu membunuh musuh itu
kemudian menghentikan niatnya untuk membunuh.
Musuh itu pelik dengan tindakan Saidina Ali.
Rupa-rupanya apabila ditanya sebabnya, Saidina Ali mengatakan,
sebentar tadi memang aku mahu membunuhmu kerana Allah, tetapi apabila saya diludah,
saya tidak jadi membunuhmu kerana aku marah.
Dan aku tidak mahu membunuhmu kerana perasaan marah.

DOA HILANGKAN MARAH

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari gangguan syaitan yang terkutuk.”

Soalan penonton:
"Seorang suami sedang marah, lalu melafazkan talak kepada isterinya.
Apakah hukumnya itu Ustaz?"

Jawapan Ustaz:
"Tetap jatuh talak ke atas isterinya itu. Kalau bergurau pun talak
tetap dikira sah. Jangan dibuat main akan kalimah cerai.
Hati-hati dalam berkata-kata.Jaga diri kita."